29 January 2013

Rasa itu Rindu.

Andai rasa itu sama dengan kulit.
Punya ari yang tiap luka akan sembuh.
Yang tiap tergores akan pulih.
Yang tiap terkelupas akan kembali.

Andai rindu itu sama dengan hujan.
Punya tempat yang akan dituju.
Yang tiap datang dan pasti berhenti.
Yang meninggalkan basah dan kemudian lenyap.

27 January 2013

Ngeteng Galunggung, Kampung Naga, Situ Bagendit.

Perjalanan pertama di 2013 (Gun, Nik, Anc, Yus, Jon, Ben)

Ini hanya semacam Notes untuk reminder iten perjalanan (enam orang).

Meeting point di Terminal Kampung Rambutan. Sekitar pukul 22.15 WIB berangkat ke Tasik.
Sekitar pukul 03.35 tiba di terminal indihang (cmiiw). Kemudian carter angkot, tawar-tawar untuk mengantar sampai gerbang Wisata Galunggung. Dari Gerbang ini ke Cipanas, sekitar 5 menit jalan kaki. Dari Gerbang jalan ke "Tangga" untuk ke kawah Galunggung memakan waktu sekitar 50-60 menit (tanjakan naik). Dari tangga menuju puncak untuk melihat kawah dilalui dengan +- 620 anak tangga. Jika ingin melihat kawah dari bawah, bisa turun di jalanan berpasir di bagian kanan dari puncak tangga. Sekitar pukul 09.30 turun kembali ke gerbang untuk lanjut ke Singaparna dan ke Kampung Naga.

Dari gerbang Galunggung, naik angkot warna biru ke terminal Singaparna, kemudian carter angkot dari terminal untuk diantar ke Kampung Naga. Tiba di kampung naga sekitar pukul 12.00 WIB. Di kampung naga sendiri ada guide yang harus mengantar keliling ke dalam kampung. Pukul 14.30 melanjutkan perjalanan ke Garut untuk bermalam. Turun di terminal Garut, kemudian naik angkot warna hijau pucat ke arah alun-alun kota (Jalan Ciledug). Banyak warung makanan di daerah alun-alun.

Esoknya sekitar pukul 10.00 WIB melanjutkan perjalanan ke Situ Bagendit. Dari alun-alun kota naik angkot ke arah Leles (warna hijau muda), turun di bunderan SMK. Dari bunderan ini naik angkot warna merah 05, ke arah situ bagendit. Perjalanan dari alun-alun ke situ bagendit memakan waktu sekitar satu jam. Setelah selesai di situ bagendit, maka naik angkot warna merah lagi ke arah bunderan SMK untuk naik bus arah Jakarta.

Selesai.

Ringkasan Biaya Bersama :
Jkt - tasik -- Bus Ekse AC                300k
Angkot Tasik - Galunggung --           160k
Karcis masuk wisata Galunggung --    25k
Jajan jajan mie dkk warung     --         50k
Angkot Galunggung - Singaparna --    60k
Angkot Singaparna - Kp naga --        50k
Makan siang di Kp Naga enak --      110k
Minum Es kelapa Kp Naga --             36k
Guide sukarela --                                50k
Bus Kp naga - Garut --                       60k
Angkot Garut - Penginapan --             18k
Penginapan Garut --                          200k
Jajan jajan cemilan malam                   40k
Makan pagi --                                  140k
Angkot Garut - Situ bagendit --          36k
Karcis masuk Situ --                          18k
Angkot Situ bagendit - Garut --          18k
Bus Garut - Jkt --                             210k

Total 1581k / 6 = 263k
(exclude pengeluaran pribadi dan makan malam di Garut)

07 January 2013

"All Things Possible"

I will call on Your name
For there’s always a way
When You lead me
And when life knocks me down
I am not counted out
For You’re with me
And You’re with me

Even when it feels like the light is fading
And I’ve lost my way
Still I’m holding on to the One who’s making
All things possible

Even when it feels like my heart is breaking
Hold on, there is strength
Knowing I belong to the One who’s making
All things possible

I know mountains can move
I’ve seen what You can do
In my weakness
So my heart will believe
If I wait I will see
My God doing, what only He can do

My God is strong and mighty
My God is faithful
My hope is in the Lord
For He is able

28 November 2012

Dirimu.

Dirimu itu bukan bintang di malam,
Bukan juga bulan yang benderang,
Bukan juga matahari yang menyengat.
Dirimu itu langit, ya, bentangan langit,
Dirimu itu tempat di mana mereka semua ada.
Dirimu itu luas, kemana mata memandang, di situ ada.
Dirimu, tempat terindah untuk menikmati fajar pagi yang bersemangat,
Menikmati senja yang sendu, dan tempat untuk menghayati apa itu malam.
Dirimu tidak pernah sekalipun membosankan,
Iri hati ini melihat awan yang bermanja denganmu,
Sedih hati ini melihatmu menangis, menjatuhkan rindu pada tanah.
Susah hati ini melihatmu marah, melemparkan guruh kala geram.
Dirimu itu pantulan air samudra, penuh gejolak, tanpa kepastian.
Dirimu, langit, tempat dimana semua manusia memandang.
Dirimu, semoga, diriku pantas bersanding denganmu suatu saat.

22 October 2012

Diam.

Dalam diamku, ada bimbang.
Dalam diamku, ada kecewa yang tertahan.
Dalam diamku, benakku berteriak.
Dalam diamku, anganku benar menjadi angan.
Dalam diamku, ada rasa yang aku tak paham.
Dalam diamku, lelah dan harapku beristirahat.
Dalam diamku, aku memandang jarak terbentang.
Dalam diamku, ada banyak kata tak tersampaikan.
Dalam diamku, ada banyak salam tak terbalas.
Dalam diamku, aku menulis sepucuk surat.
Dalam diamku, aku menunggu kau berbuat sesuatu.
Dalam diamku, aku tidak hanya diam.
Dalam diamku, ada kamu.
Dalam diamku, ada rinduku padamu.
Dalam diamku, menyaksikan rindu itu tak berbalas.
Dalam diamku, aku akhirnya terdiam.