Minggu, 31 Agustus 2013, Buper Ragunan, sekitar pukul enam pagi, saya membaca email dari KI Bekasi, terpilih menjadi relawan KI 3 area Bekasi. Yeay, seketika sepanjang hari itu dan menuju tanggal 11 September 2013 (hari H) menjadi bersemangat (baca: nervous). Saya ditaruh di kelompok Tiga, yang (paling) banyak jumlah relawannya, ada total 17 orang, dan ternyata relawan-relawan kece ada di kelompok Tiga. HAHAHAHA.
Hari H. Jatah kelas yang harus diinspirasi adalah KELAS 1, kelas 3, dan kelas 5. Kenapa KELAS 1 ditulis kapital? Karena spesial, ingin tahu spesialnya seperti apa? Gih, Daftar di KI selanjutnya, dan nikmati spesialnya anak-anak dan situasi KELAS 1 :p
Resume seharian itu adalah, per kelas sekitar 40 anak, masuk ke tiga kelas, total sekitar 120 anak. Dari 120 anak itu, ketika ditanya apa cita-cita mereka, masih ada satu anak di kelas tiga (3B) yang bilang, "kak, saya mau jadi Masinis." Cita-cita yang paling berbeda dibanding Top Three cita-cita paling 'populer' lainnya, yaitu dokter, polisi/tentara, kemudian pemain bola.
Pertanyaan sepintas saya kepada calon masinis yang saya lupa menanyakan namanya, "Kenapa masinis?"
Dan jawabannya pun sederhana, "Bapak saya tiap hari naik kereta, saya pengen nyetirin kereta buat bapak."
Mungkin jika kita bertanya kenapa kepada anak-anak yang ingin jadi polisi/tentara, dokter, bisa kita dapatkan jawaban, ada keluarga mereka yang berprofesi polisi/dokter, atau BISA JADI mereka kebanyakan nonton sinetron yang sering memunculkan profesi tersebut :p Hebatnya, si masinis kecil juga masih kekeh akan cita-citanya, walau dua relawan pengajar sudah bercerita tentang profesi lain di jam-jam sebelumnya.
Well, cita-cita itu sesederhana alasannya. Cita-cita jelas dipengaruhi kondisi keluarga/lingkungan, teman-teman main, dan sebagainya yang ada di dekat kita. Saya teringat cita-cita saya semasa kecil, jadi dokter. Kenapa dokter? Karena bapak saya sering sakit, dan saya ingin nanti saat dewasa, saya bisa mengobati bapak saya sendiri. Tapi ternyata, kemampuan otak saya kurang mumpuni untuk menjadi dokter, jadi lebih baik cari duit yang banyak aja biar bisa berobat ke dokter yang bagus :p dan nyatanya sekarang
berprofesi di bidang IT. Kenapa IT? Karena kakak pertama saya juga kuliah dan bekerja di bidang IT. Nah! Cita-cita/profesi kita saat ini, jelas sekali dipengaruhi lingkungan sekitar kita.
Kemudian, setelah KI ini selesai, saya baru dapat 'ngeh'-nya kenapa ada kegiatan semacam ini. Anak-anak butuh 'refresh', seperti desktop PC yang butuh F5. *abaikan* Refresh diperlukan untuk meng-update pengetahuan mereka tentang beragam dan bejibunnya profesi sekarang ini, seperti anti-virus yang butuh update log tentang virus-virus baru sekarang ini. *abaikan*
Jadi, siapkah kita ini untuk bilang 'Ya', jika ada kesempatan lagi untuk menginspirasi anak-anak tentang profesi kita? Untuk memperbaharui 'database' mereka tentang cita-cita, dan membuat langkah kecil membantu mereka menentukan masa depan?
www.kelasinspirasi.org
12 September 2013
25 June 2013
Kalau Saja.
Kalau saja bisa dijadikan seperti ini,
Kangen itu sama dengan migren, karena sama-sama mengganggu,
Kamu itu sama dengan kopi.
Tiap aku migren, pasti sembuh kalo dikasih kamu.
Kangen itu sama dengan migren, karena sama-sama mengganggu,
Kamu itu sama dengan kopi.
Tiap aku migren, pasti sembuh kalo dikasih kamu.
30 May 2013
Redam.
Jangan berubah kasar kala gusar.
Hanya hajar yang berkarib dengan tengkar.
Jangan menjadi marah saat gerah.
Jagalah tingkah saat merasa lengah.
Adalah akhlak yang melahirkan kehendak.
Latihlah baik dalam tutur jika ingin teratur.
Lebih baik tutup mulut jika pikiran kalut.
Saat berang menjauhlah dari kerumunan orang.
Sendiri duduk akan aman ketimbang di tengah hiruk pikuk.
Melamun lebih mudah daripada tak mampu santun.
Simpan lah ingatan, kelakuan itu bertuan.
Hanya hajar yang berkarib dengan tengkar.
Jangan menjadi marah saat gerah.
Jagalah tingkah saat merasa lengah.
Adalah akhlak yang melahirkan kehendak.
Latihlah baik dalam tutur jika ingin teratur.
Lebih baik tutup mulut jika pikiran kalut.
Saat berang menjauhlah dari kerumunan orang.
Sendiri duduk akan aman ketimbang di tengah hiruk pikuk.
Melamun lebih mudah daripada tak mampu santun.
Simpan lah ingatan, kelakuan itu bertuan.
01 May 2013
Jalan-Jalan Sumatera Barat.
Sumatera Barat, 26-29 April 2013.
26 April 2013.
Flight CGK - PDG 19.00 WIB.
Landed PDG 20.30 WIB.
Setiba di Bandara Minangkabau, langsung melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi via travel liar yang ada di area kedatangan bandara. Padang ke bukittinggi ditempuh kurang lebih dua jam, tiba di Hello Guest House sekitar pukul 22.30 WIB.
27 April 2013.
Pukul 08.00 WIB sudah mulai keluar dari guest house. Semua area wisata di bukittinggi ternyata dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Tempat pertama yang dikunjungi adalah Jam Gadang, sekitar sepuluh menit berjalan kaki. Dilanjutkan ke seberang jam gadang, ada museum Hatta. Kemudian dilanjutkan kembali ke jalan panorama, dapat melihat Ngarai Sianok, Lobang Jepang. Dari jalan panorama kemudian melanjutkan perjalanan ke pasar atas, pasar lereng, dan pasar bawah. Ternyata pasar bawah ini sudah berada di jalan soekarno hatta, dimana ada rumah kelahiran bung Hatta. Dari rumah bung Hatta, kembali berjalan kaki menuju jalan pemuda untuk masuk ke benteng fort de kock dan zoo. Semua tempat tadi dapat dikunjungi dalam waktu tiga jam. Pukul 11.00 WIB sudah kembali ke guest house.
Sekitar pukul 12.30 WIB, dari guest house naik angkot menuju terminal untuk pergi ke kelok 44, danau maninjau. Sesampai di terminal, cari saja bus/elf Harmonis yang mengantar hingga danau maninjau. Dari bukittinggi ke maninjau ditempuh kurang lebih 1.5 jam. Untuk kembali ke bukittinggi, dapat kembali menggunakan bus/elf, atau juga dapat naik travel liar.
28 April 2013.
Pukul 08.00 WIB sudah mulai melakukan perjalanan ke Payakumbuh, untuk melihat Lembah Harau. Perjalanan dari bukittinggi menuju Payakumbuh ditempuh sekitar satu jam. Memasuki kawasan lembah harau, akan ada beberapa spot wisata, dan paling banyak adalah air terjun. Dari payakumbuh, menuju ke batu sangkar, mengunjungi Istana Baso Pagaruyung. Kemudian dari batu sangkar, menuju ke danau singkarak melalui Solok. Dari danau singkarak ini perjalanan dilanjutkan kembali menuju bukittinggi melalui padang panjang. Sekitar pukul 15.00 WIB kembali melanjutkan perjalanan ke kota Padang.
29 April 2013.
Di kota Padang sendiri ternyata banyak tempat wisata seperti pantai dan museum. Jembatan Siti Nurbaya terletak dekat dengan gunung padang, dan di samping gunung padang sendiri adalah padang beach. Dari padang beach ini dapat berjalan kaki menuju museum adityawarman. Setelah mengunjungi museum, naik angkot ke pasar raya. Tak jauh dari pasar raya, ada taman imam bonjol, atau semacam arena olah raga.
26 April 2013.
Flight CGK - PDG 19.00 WIB.
Landed PDG 20.30 WIB.
Setiba di Bandara Minangkabau, langsung melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi via travel liar yang ada di area kedatangan bandara. Padang ke bukittinggi ditempuh kurang lebih dua jam, tiba di Hello Guest House sekitar pukul 22.30 WIB.
27 April 2013.
Pukul 08.00 WIB sudah mulai keluar dari guest house. Semua area wisata di bukittinggi ternyata dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Tempat pertama yang dikunjungi adalah Jam Gadang, sekitar sepuluh menit berjalan kaki. Dilanjutkan ke seberang jam gadang, ada museum Hatta. Kemudian dilanjutkan kembali ke jalan panorama, dapat melihat Ngarai Sianok, Lobang Jepang. Dari jalan panorama kemudian melanjutkan perjalanan ke pasar atas, pasar lereng, dan pasar bawah. Ternyata pasar bawah ini sudah berada di jalan soekarno hatta, dimana ada rumah kelahiran bung Hatta. Dari rumah bung Hatta, kembali berjalan kaki menuju jalan pemuda untuk masuk ke benteng fort de kock dan zoo. Semua tempat tadi dapat dikunjungi dalam waktu tiga jam. Pukul 11.00 WIB sudah kembali ke guest house.
Sekitar pukul 12.30 WIB, dari guest house naik angkot menuju terminal untuk pergi ke kelok 44, danau maninjau. Sesampai di terminal, cari saja bus/elf Harmonis yang mengantar hingga danau maninjau. Dari bukittinggi ke maninjau ditempuh kurang lebih 1.5 jam. Untuk kembali ke bukittinggi, dapat kembali menggunakan bus/elf, atau juga dapat naik travel liar.
28 April 2013.
Pukul 08.00 WIB sudah mulai melakukan perjalanan ke Payakumbuh, untuk melihat Lembah Harau. Perjalanan dari bukittinggi menuju Payakumbuh ditempuh sekitar satu jam. Memasuki kawasan lembah harau, akan ada beberapa spot wisata, dan paling banyak adalah air terjun. Dari payakumbuh, menuju ke batu sangkar, mengunjungi Istana Baso Pagaruyung. Kemudian dari batu sangkar, menuju ke danau singkarak melalui Solok. Dari danau singkarak ini perjalanan dilanjutkan kembali menuju bukittinggi melalui padang panjang. Sekitar pukul 15.00 WIB kembali melanjutkan perjalanan ke kota Padang.
29 April 2013.
Di kota Padang sendiri ternyata banyak tempat wisata seperti pantai dan museum. Jembatan Siti Nurbaya terletak dekat dengan gunung padang, dan di samping gunung padang sendiri adalah padang beach. Dari padang beach ini dapat berjalan kaki menuju museum adityawarman. Setelah mengunjungi museum, naik angkot ke pasar raya. Tak jauh dari pasar raya, ada taman imam bonjol, atau semacam arena olah raga.
03 April 2013
Jalan-Jalan Manado.
Manado, 21-24 Maret 2013.
21 Maret 2013.
Flight CGK - UPG 08.25 WIB
Transit UPG
Flight UPG - MDC 11.50 WITA
Landed MDC 13.20 WITA
Dari Bandara, kami dijemput oleh driver yang sudah dibook sebelumnya, dari tanggal 21 Maret hingga 24 Maret nanti, hanya setengah-setengah hari. Perjalanan pertama ke perumahan Citra Land untuk melihat patung Yesus Memberkati. Setelah itu lanjut ke Bukit Doa. Sorenya kembali ke Manado.
22 Maret 2013.
Backpack ke Pulau Lihaga, di Likupang, Minahasa Utara.
Dari Jalan Sion, angkot ke Pasar 45. Kemudian ganti angkot ke terminal Paal 2. Dari terminal Paal 2, naik bus ke Likupang. Perjalanan sekitar +- 2 jam. Dari terminal likupang, jalan kaki sekitar 15 menit ke pantai untuk mencari perahu sewaan. Dari pantai likupang ini, penyeberangan ke Lihaga sekitar 30 menit.
Sekitar dua jam menghabiskan waktu di pulau, kembali ke likupang dst kembali ke Manado.
Makan malam di pantai Malalayang. Dari terminal Paal 2, naik angkot ke boulevard. Kemudian ganti angkot ke pantai malalayang. Banyak warung makan di pinggir pantai ini. Dari malalayang, kembali ke boulevard, kemudian carter angkot kembali ke Jalan Sion.
23 Maret 2013.
Bunaken Trip.
Kami sudah sewa kapal sebelumnya, untuk mulai berangkat pukul 08.00 WITA hingga pukul 15.00 WITA.
Perjalanan dilakukan dari dermaga belakang hotel Celebes, Manado. Dari dermaga menuju pulau Bunaken, perhentian di sini untuk sewa alat snorkle, membeli cindera mata, dan membayar admin pulau. Tidak jauh dari sini, ada area untuk snorkling.
Kemudian next spot di pulau Siladen.
Dari pulau Siladen, kembali ke dermaga.
Perjalanan dilanjutkan ke jalan Boulevard untuk makan sore. Kemudian ke Tomohon untuk bermalam.
24 Maret 2013.
Hari terakhir diawali dengan pergi ke Bukit Kasih. Kemudian ke Danau Linow.
Diakhiri dengan perjalanan ke bandara untuk kembali ke Jakarta.
Flight MDC - UPG 15.00 WITA
Transit UPG
Flight UPG - CGK 17.00 WITA
Landed CGK 18.30 WIB
Berikut detil pengeluaran.
DP Mobil 300k
DP Penginapan 200k
Parkir Bandara 6k
Jajan Buah 25k
Bukit Doa 30k
Bensin 100k
Makan malam 180k
Belanja malam 125k
Lunas Penginapan 240k
Angkot Ps 45 12k
Angkot Paal II 12k
Bus Likupang 60k
Kapal Lihaga 500k
Makan Siang 150k
Biaya Pulau 120k
Bus ke Paal II 60k
Angkot Boulevard 12k
Angkot Malalayang 12k
Makan malam 120k
Angkot Boulevard 12k
Belanja malam 65k
Angkot Penginapan 20k
Pos Bunaken 82k
Kapal Bunaken 1000k
KM bilas 6k
Biskuat ikan 20k
Snorkle bapak 150k
Makan siang 205k
Parkir 5k
DP Cottage 200k
Bensin 100k
Makan malam 181k
Lunas Cottage 250k
Bukit Kasih 20k
Lunas Mobil 475k
Danau Linow 150k
Parkir 18k
Tips driver 100k
Total / enam orang = 825k
Ended.
21 Maret 2013.
Flight CGK - UPG 08.25 WIB
Transit UPG
Flight UPG - MDC 11.50 WITA
Landed MDC 13.20 WITA
Dari Bandara, kami dijemput oleh driver yang sudah dibook sebelumnya, dari tanggal 21 Maret hingga 24 Maret nanti, hanya setengah-setengah hari. Perjalanan pertama ke perumahan Citra Land untuk melihat patung Yesus Memberkati. Setelah itu lanjut ke Bukit Doa. Sorenya kembali ke Manado.
22 Maret 2013.
Backpack ke Pulau Lihaga, di Likupang, Minahasa Utara.
Dari Jalan Sion, angkot ke Pasar 45. Kemudian ganti angkot ke terminal Paal 2. Dari terminal Paal 2, naik bus ke Likupang. Perjalanan sekitar +- 2 jam. Dari terminal likupang, jalan kaki sekitar 15 menit ke pantai untuk mencari perahu sewaan. Dari pantai likupang ini, penyeberangan ke Lihaga sekitar 30 menit.
Sekitar dua jam menghabiskan waktu di pulau, kembali ke likupang dst kembali ke Manado.
Makan malam di pantai Malalayang. Dari terminal Paal 2, naik angkot ke boulevard. Kemudian ganti angkot ke pantai malalayang. Banyak warung makan di pinggir pantai ini. Dari malalayang, kembali ke boulevard, kemudian carter angkot kembali ke Jalan Sion.
23 Maret 2013.
Bunaken Trip.
Kami sudah sewa kapal sebelumnya, untuk mulai berangkat pukul 08.00 WITA hingga pukul 15.00 WITA.
Perjalanan dilakukan dari dermaga belakang hotel Celebes, Manado. Dari dermaga menuju pulau Bunaken, perhentian di sini untuk sewa alat snorkle, membeli cindera mata, dan membayar admin pulau. Tidak jauh dari sini, ada area untuk snorkling.
Kemudian next spot di pulau Siladen.
Dari pulau Siladen, kembali ke dermaga.
Perjalanan dilanjutkan ke jalan Boulevard untuk makan sore. Kemudian ke Tomohon untuk bermalam.
24 Maret 2013.
Hari terakhir diawali dengan pergi ke Bukit Kasih. Kemudian ke Danau Linow.
Diakhiri dengan perjalanan ke bandara untuk kembali ke Jakarta.
Flight MDC - UPG 15.00 WITA
Transit UPG
Flight UPG - CGK 17.00 WITA
Landed CGK 18.30 WIB
Berikut detil pengeluaran.
DP Mobil 300k
DP Penginapan 200k
Parkir Bandara 6k
Jajan Buah 25k
Bukit Doa 30k
Bensin 100k
Makan malam 180k
Belanja malam 125k
Lunas Penginapan 240k
Angkot Ps 45 12k
Angkot Paal II 12k
Bus Likupang 60k
Kapal Lihaga 500k
Makan Siang 150k
Biaya Pulau 120k
Bus ke Paal II 60k
Angkot Boulevard 12k
Angkot Malalayang 12k
Makan malam 120k
Angkot Boulevard 12k
Belanja malam 65k
Angkot Penginapan 20k
Pos Bunaken 82k
Kapal Bunaken 1000k
KM bilas 6k
Biskuat ikan 20k
Snorkle bapak 150k
Makan siang 205k
Parkir 5k
DP Cottage 200k
Bensin 100k
Makan malam 181k
Lunas Cottage 250k
Bukit Kasih 20k
Lunas Mobil 475k
Danau Linow 150k
Parkir 18k
Tips driver 100k
Total / enam orang = 825k
Ended.
Subscribe to:
Posts (Atom)