Sumatera Barat, 26-29 April 2013.
26 April 2013.
Flight CGK - PDG 19.00 WIB.
Landed PDG 20.30 WIB.
Setiba di Bandara Minangkabau, langsung melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi via travel liar yang ada di area kedatangan bandara. Padang ke bukittinggi ditempuh kurang lebih dua jam, tiba di Hello Guest House sekitar pukul 22.30 WIB.
27 April 2013.
Pukul 08.00 WIB sudah mulai keluar dari guest house. Semua area wisata di bukittinggi ternyata dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Tempat pertama yang dikunjungi adalah Jam Gadang, sekitar sepuluh menit berjalan kaki. Dilanjutkan ke seberang jam gadang, ada museum Hatta. Kemudian dilanjutkan kembali ke jalan panorama, dapat melihat Ngarai Sianok, Lobang Jepang. Dari jalan panorama kemudian melanjutkan perjalanan ke pasar atas, pasar lereng, dan pasar bawah. Ternyata pasar bawah ini sudah berada di jalan soekarno hatta, dimana ada rumah kelahiran bung Hatta. Dari rumah bung Hatta, kembali berjalan kaki menuju jalan pemuda untuk masuk ke benteng fort de kock dan zoo. Semua tempat tadi dapat dikunjungi dalam waktu tiga jam. Pukul 11.00 WIB sudah kembali ke guest house.
Sekitar pukul 12.30 WIB, dari guest house naik angkot menuju terminal untuk pergi ke kelok 44, danau maninjau. Sesampai di terminal, cari saja bus/elf Harmonis yang mengantar hingga danau maninjau. Dari bukittinggi ke maninjau ditempuh kurang lebih 1.5 jam. Untuk kembali ke bukittinggi, dapat kembali menggunakan bus/elf, atau juga dapat naik travel liar.
28 April 2013.
Pukul 08.00 WIB sudah mulai melakukan perjalanan ke Payakumbuh, untuk melihat Lembah Harau. Perjalanan dari bukittinggi menuju Payakumbuh ditempuh sekitar satu jam. Memasuki kawasan lembah harau, akan ada beberapa spot wisata, dan paling banyak adalah air terjun. Dari payakumbuh, menuju ke batu sangkar, mengunjungi Istana Baso Pagaruyung. Kemudian dari batu sangkar, menuju ke danau singkarak melalui Solok. Dari danau singkarak ini perjalanan dilanjutkan kembali menuju bukittinggi melalui padang panjang. Sekitar pukul 15.00 WIB kembali melanjutkan perjalanan ke kota Padang.
29 April 2013.
Di kota Padang sendiri ternyata banyak tempat wisata seperti pantai dan museum. Jembatan Siti Nurbaya terletak dekat dengan gunung padang, dan di samping gunung padang sendiri adalah padang beach. Dari padang beach ini dapat berjalan kaki menuju museum adityawarman. Setelah mengunjungi museum, naik angkot ke pasar raya. Tak jauh dari pasar raya, ada taman imam bonjol, atau semacam arena olah raga.
01 May 2013
03 April 2013
Jalan-Jalan Manado.
Manado, 21-24 Maret 2013.
21 Maret 2013.
Flight CGK - UPG 08.25 WIB
Transit UPG
Flight UPG - MDC 11.50 WITA
Landed MDC 13.20 WITA
Dari Bandara, kami dijemput oleh driver yang sudah dibook sebelumnya, dari tanggal 21 Maret hingga 24 Maret nanti, hanya setengah-setengah hari. Perjalanan pertama ke perumahan Citra Land untuk melihat patung Yesus Memberkati. Setelah itu lanjut ke Bukit Doa. Sorenya kembali ke Manado.
22 Maret 2013.
Backpack ke Pulau Lihaga, di Likupang, Minahasa Utara.
Dari Jalan Sion, angkot ke Pasar 45. Kemudian ganti angkot ke terminal Paal 2. Dari terminal Paal 2, naik bus ke Likupang. Perjalanan sekitar +- 2 jam. Dari terminal likupang, jalan kaki sekitar 15 menit ke pantai untuk mencari perahu sewaan. Dari pantai likupang ini, penyeberangan ke Lihaga sekitar 30 menit.
Sekitar dua jam menghabiskan waktu di pulau, kembali ke likupang dst kembali ke Manado.
Makan malam di pantai Malalayang. Dari terminal Paal 2, naik angkot ke boulevard. Kemudian ganti angkot ke pantai malalayang. Banyak warung makan di pinggir pantai ini. Dari malalayang, kembali ke boulevard, kemudian carter angkot kembali ke Jalan Sion.
23 Maret 2013.
Bunaken Trip.
Kami sudah sewa kapal sebelumnya, untuk mulai berangkat pukul 08.00 WITA hingga pukul 15.00 WITA.
Perjalanan dilakukan dari dermaga belakang hotel Celebes, Manado. Dari dermaga menuju pulau Bunaken, perhentian di sini untuk sewa alat snorkle, membeli cindera mata, dan membayar admin pulau. Tidak jauh dari sini, ada area untuk snorkling.
Kemudian next spot di pulau Siladen.
Dari pulau Siladen, kembali ke dermaga.
Perjalanan dilanjutkan ke jalan Boulevard untuk makan sore. Kemudian ke Tomohon untuk bermalam.
24 Maret 2013.
Hari terakhir diawali dengan pergi ke Bukit Kasih. Kemudian ke Danau Linow.
Diakhiri dengan perjalanan ke bandara untuk kembali ke Jakarta.
Flight MDC - UPG 15.00 WITA
Transit UPG
Flight UPG - CGK 17.00 WITA
Landed CGK 18.30 WIB
Berikut detil pengeluaran.
DP Mobil 300k
DP Penginapan 200k
Parkir Bandara 6k
Jajan Buah 25k
Bukit Doa 30k
Bensin 100k
Makan malam 180k
Belanja malam 125k
Lunas Penginapan 240k
Angkot Ps 45 12k
Angkot Paal II 12k
Bus Likupang 60k
Kapal Lihaga 500k
Makan Siang 150k
Biaya Pulau 120k
Bus ke Paal II 60k
Angkot Boulevard 12k
Angkot Malalayang 12k
Makan malam 120k
Angkot Boulevard 12k
Belanja malam 65k
Angkot Penginapan 20k
Pos Bunaken 82k
Kapal Bunaken 1000k
KM bilas 6k
Biskuat ikan 20k
Snorkle bapak 150k
Makan siang 205k
Parkir 5k
DP Cottage 200k
Bensin 100k
Makan malam 181k
Lunas Cottage 250k
Bukit Kasih 20k
Lunas Mobil 475k
Danau Linow 150k
Parkir 18k
Tips driver 100k
Total / enam orang = 825k
Ended.
21 Maret 2013.
Flight CGK - UPG 08.25 WIB
Transit UPG
Flight UPG - MDC 11.50 WITA
Landed MDC 13.20 WITA
Dari Bandara, kami dijemput oleh driver yang sudah dibook sebelumnya, dari tanggal 21 Maret hingga 24 Maret nanti, hanya setengah-setengah hari. Perjalanan pertama ke perumahan Citra Land untuk melihat patung Yesus Memberkati. Setelah itu lanjut ke Bukit Doa. Sorenya kembali ke Manado.
22 Maret 2013.
Backpack ke Pulau Lihaga, di Likupang, Minahasa Utara.
Dari Jalan Sion, angkot ke Pasar 45. Kemudian ganti angkot ke terminal Paal 2. Dari terminal Paal 2, naik bus ke Likupang. Perjalanan sekitar +- 2 jam. Dari terminal likupang, jalan kaki sekitar 15 menit ke pantai untuk mencari perahu sewaan. Dari pantai likupang ini, penyeberangan ke Lihaga sekitar 30 menit.
Sekitar dua jam menghabiskan waktu di pulau, kembali ke likupang dst kembali ke Manado.
Makan malam di pantai Malalayang. Dari terminal Paal 2, naik angkot ke boulevard. Kemudian ganti angkot ke pantai malalayang. Banyak warung makan di pinggir pantai ini. Dari malalayang, kembali ke boulevard, kemudian carter angkot kembali ke Jalan Sion.
23 Maret 2013.
Bunaken Trip.
Kami sudah sewa kapal sebelumnya, untuk mulai berangkat pukul 08.00 WITA hingga pukul 15.00 WITA.
Perjalanan dilakukan dari dermaga belakang hotel Celebes, Manado. Dari dermaga menuju pulau Bunaken, perhentian di sini untuk sewa alat snorkle, membeli cindera mata, dan membayar admin pulau. Tidak jauh dari sini, ada area untuk snorkling.
Kemudian next spot di pulau Siladen.
Dari pulau Siladen, kembali ke dermaga.
Perjalanan dilanjutkan ke jalan Boulevard untuk makan sore. Kemudian ke Tomohon untuk bermalam.
24 Maret 2013.
Hari terakhir diawali dengan pergi ke Bukit Kasih. Kemudian ke Danau Linow.
Diakhiri dengan perjalanan ke bandara untuk kembali ke Jakarta.
Flight MDC - UPG 15.00 WITA
Transit UPG
Flight UPG - CGK 17.00 WITA
Landed CGK 18.30 WIB
Berikut detil pengeluaran.
DP Mobil 300k
DP Penginapan 200k
Parkir Bandara 6k
Jajan Buah 25k
Bukit Doa 30k
Bensin 100k
Makan malam 180k
Belanja malam 125k
Lunas Penginapan 240k
Angkot Ps 45 12k
Angkot Paal II 12k
Bus Likupang 60k
Kapal Lihaga 500k
Makan Siang 150k
Biaya Pulau 120k
Bus ke Paal II 60k
Angkot Boulevard 12k
Angkot Malalayang 12k
Makan malam 120k
Angkot Boulevard 12k
Belanja malam 65k
Angkot Penginapan 20k
Pos Bunaken 82k
Kapal Bunaken 1000k
KM bilas 6k
Biskuat ikan 20k
Snorkle bapak 150k
Makan siang 205k
Parkir 5k
DP Cottage 200k
Bensin 100k
Makan malam 181k
Lunas Cottage 250k
Bukit Kasih 20k
Lunas Mobil 475k
Danau Linow 150k
Parkir 18k
Tips driver 100k
Total / enam orang = 825k
Ended.
27 March 2013
Andai Anda Ada.
Mungkin Anda sendiri belum tahu apa dampak yang terjadi jika Anda ada atau tidak ada.
Mungkin, Anda tidak mau tahu dan bahkan tidak sempat berpikir mengenai hal itu.
Satu yang saya tahu, kehadiran Anda itu berpengaruh bagi saya, tapi sejauh ingatan saya merekam, Anda ada seperti tidak ada bagi kami.
Anda tampak begitu egois, hidup dalam dunia Anda sendiri, tanpa memperhatikan sekitar Anda.
Apakah Anda sadar? Anda tahu hal itu?
Anda tidak ada pun, sepertinya sama saja, hanya kuantitas saja yang berkurang, tapi kualitas tidak berubah.
Apakah Anda tidak sadar apa yang telah Anda lakukan?
Bagi saya saat ini, kehadiran Anda tampak sangat penting. Ya, tampak, karena saya tidak tahu keadaan seperti apa yang akan saya jalani saat ini jika Anda ada.
Menurut saya, kehadiran Anda itu dibutuhkan. Jika Anda sadar, mungkin dukungan Anda saja, yaitu dengan kehadiran Anda, itu akan sangat berdampak.
Saya juga tidak tahu sebenarnya, jika kehadiran Anda akan mengubah banyak sisi dari kehidupan saya, kehidupan kami semua.
Tapi, satu hal yang saya tahu, Andai Anda Ada, saya dapat bercerita segala sesuatu, bertanya segala sesuatu, meminta segala sesuatu, seperti anak kecil yang tidak tahu apa-apa, dan hanya percaya jika ada janji yang diberikan, ya, hanya dengan janji, anak kecil akan percaya, demikian juga dengan saya. Saya akan mempunyai seseorang yang saya percaya, seseorang yang kepadanya akan saya ceritakan segalanya, seseorang yang akan saya jadikan panutan, entah itu baik, benar, kurang baik atau tidak benar.
Andai Anda Ada, keadaan tidak akan seperti ini, saya tidak akan seperti ini, kami tidak akan seperti ini, well, jika Anda tahu itu.
Mungkin, Anda tidak mau tahu dan bahkan tidak sempat berpikir mengenai hal itu.
Satu yang saya tahu, kehadiran Anda itu berpengaruh bagi saya, tapi sejauh ingatan saya merekam, Anda ada seperti tidak ada bagi kami.
Anda tampak begitu egois, hidup dalam dunia Anda sendiri, tanpa memperhatikan sekitar Anda.
Apakah Anda sadar? Anda tahu hal itu?
Anda tidak ada pun, sepertinya sama saja, hanya kuantitas saja yang berkurang, tapi kualitas tidak berubah.
Apakah Anda tidak sadar apa yang telah Anda lakukan?
Bagi saya saat ini, kehadiran Anda tampak sangat penting. Ya, tampak, karena saya tidak tahu keadaan seperti apa yang akan saya jalani saat ini jika Anda ada.
Menurut saya, kehadiran Anda itu dibutuhkan. Jika Anda sadar, mungkin dukungan Anda saja, yaitu dengan kehadiran Anda, itu akan sangat berdampak.
Saya juga tidak tahu sebenarnya, jika kehadiran Anda akan mengubah banyak sisi dari kehidupan saya, kehidupan kami semua.
Tapi, satu hal yang saya tahu, Andai Anda Ada, saya dapat bercerita segala sesuatu, bertanya segala sesuatu, meminta segala sesuatu, seperti anak kecil yang tidak tahu apa-apa, dan hanya percaya jika ada janji yang diberikan, ya, hanya dengan janji, anak kecil akan percaya, demikian juga dengan saya. Saya akan mempunyai seseorang yang saya percaya, seseorang yang kepadanya akan saya ceritakan segalanya, seseorang yang akan saya jadikan panutan, entah itu baik, benar, kurang baik atau tidak benar.
Andai Anda Ada, keadaan tidak akan seperti ini, saya tidak akan seperti ini, kami tidak akan seperti ini, well, jika Anda tahu itu.
10 March 2013
Rindu.
Namaku Rindu. Sering disapa orang sebagai Kangen. Kelahiranku sebenarnya diharapkan oleh banyak orang, sebagai tanda pengingat bahwa masih adanya rasa memiliki. Aku lahir dari sepasang kekasih bernama cinta dan jarak. Aku bertumbuh besar seiring berjalannya waktu. Aku semakin dewasa di tengah masa tidak pernah bertemu. Kesukaanku ialah muncul tiba-tiba tak mengenal waktu. Siapa itu waktu? Biarkan dia yang mengenalku jika dia berkeinginan. Aku bisa mandiri, merawat diriku sendiri sehingga menjadi candu. Di manapun aku berada, disitu ada aroma masa lalu yang wangi menyeruak ingatan. Misiku tak pernah gagal, membuat orang linglung bahkan membuatnya menitikkan air mata. Aku berkemampuan membuat hidup menjadi berantakan sementara waktu, beberapa jam, menit bahkan detik. Hidupku tak ubahnya seperti uap, yang tetiba ada kemudian lenyap. Aku suka sekali hanya mampir sebentar, tanpa undangan, pergi tanpa permisi. Aku memang sedikit tak sopan suatu waktu, aku hanya iseng. Keisenganku membuat orang bisa membuka kembali percakapan, menekan nomor tertentu dan berbicara basa hingga basi, atau hanya bisa membuat pikiran mundur beberapa lama. Aku bekerja di bagian yang tersembunyi di seluk beluk pikiran yang ruwet. Tak ada yang bisa menemukanku, kecuali aku yang menampakkan diri. Keinginanku yang mustahil adalah, aku tak ingin mati, aku tak ingin hilang, aku ingin menjadi sesuatu yang abadi, tak bisa digantikan.
Aku adalah rindu, aku adalah aku, dan aku itu rindu.
Aku adalah rindu, aku adalah aku, dan aku itu rindu.
20 February 2013
Perang
Saat lutut kerap bertemu dengan lantai.
Saat tangan sudah terlipat berulang kali.
Saat mulut sudah berteriak dalam diam.
Saat pandangan mata kabur oleh titik air.
Itulah saat iman sedang berperang melawan fakta.
Saat tangan sudah terlipat berulang kali.
Saat mulut sudah berteriak dalam diam.
Saat pandangan mata kabur oleh titik air.
Itulah saat iman sedang berperang melawan fakta.
Subscribe to:
Posts (Atom)