07 January 2013

"All Things Possible"

I will call on Your name
For there’s always a way
When You lead me
And when life knocks me down
I am not counted out
For You’re with me
And You’re with me

Even when it feels like the light is fading
And I’ve lost my way
Still I’m holding on to the One who’s making
All things possible

Even when it feels like my heart is breaking
Hold on, there is strength
Knowing I belong to the One who’s making
All things possible

I know mountains can move
I’ve seen what You can do
In my weakness
So my heart will believe
If I wait I will see
My God doing, what only He can do

My God is strong and mighty
My God is faithful
My hope is in the Lord
For He is able

28 November 2012

Dirimu.

Dirimu itu bukan bintang di malam,
Bukan juga bulan yang benderang,
Bukan juga matahari yang menyengat.
Dirimu itu langit, ya, bentangan langit,
Dirimu itu tempat di mana mereka semua ada.
Dirimu itu luas, kemana mata memandang, di situ ada.
Dirimu, tempat terindah untuk menikmati fajar pagi yang bersemangat,
Menikmati senja yang sendu, dan tempat untuk menghayati apa itu malam.
Dirimu tidak pernah sekalipun membosankan,
Iri hati ini melihat awan yang bermanja denganmu,
Sedih hati ini melihatmu menangis, menjatuhkan rindu pada tanah.
Susah hati ini melihatmu marah, melemparkan guruh kala geram.
Dirimu itu pantulan air samudra, penuh gejolak, tanpa kepastian.
Dirimu, langit, tempat dimana semua manusia memandang.
Dirimu, semoga, diriku pantas bersanding denganmu suatu saat.

22 October 2012

Diam.

Dalam diamku, ada bimbang.
Dalam diamku, ada kecewa yang tertahan.
Dalam diamku, benakku berteriak.
Dalam diamku, anganku benar menjadi angan.
Dalam diamku, ada rasa yang aku tak paham.
Dalam diamku, lelah dan harapku beristirahat.
Dalam diamku, aku memandang jarak terbentang.
Dalam diamku, ada banyak kata tak tersampaikan.
Dalam diamku, ada banyak salam tak terbalas.
Dalam diamku, aku menulis sepucuk surat.
Dalam diamku, aku menunggu kau berbuat sesuatu.
Dalam diamku, aku tidak hanya diam.
Dalam diamku, ada kamu.
Dalam diamku, ada rinduku padamu.
Dalam diamku, menyaksikan rindu itu tak berbalas.
Dalam diamku, aku akhirnya terdiam.

12 October 2012

Kamu.

Hangatnya kopi di dinginnya malam ini.
Menggugah ingatku pada sentuhmu.
Manisnya rasa di lidahku yang kelu ini.
Membangunkan ingatku pada senyummu.

Sudah lelah debarku menunggu.
Sudah letih rinduku berulang.
Aku berdiri dalam yakin.
Kita ada di ruang yang sama.

Kita mendengar rintik yang sama.
Sekalipun kau tak ada dalam pandangan.
Kita menikmati bulan yang sama.
Meski bayangmu ada di sudut yang lain.

Jangan ada jika.
Jangan ada kalau.
Biarkan debarku pergi tak kembali.
Biarkan rinduku tidur tenang.

04 October 2012

Mendung.

Langit sore berteriak.
Awan ikut merintih.
Burung terbang berserak.
Daun kering jatuh saling menindih.

Hujan tak mau kalah bersuara.
Mendarat ke tanah sambil bergemuruh.
Diri dihujam hujan tanpa jera.
Ditinggal sendiri hingga ingin runtuh.

Suara nurani menjadi redam.
Remuk karena mengamuk.
Harapan seketika padam.
Semangat tumbuh menjadi suntuk.

Buat apa berubah,
Jika suasana membeku dingin.
Silakan jadi jengah,
Jika mimpi hanya sebatas ingin.

Dia ingin kembali terbang,
Tapi sayapnya basah kemudian patah.
Kini hanya bisa diam berkubang.
Menatap rasa yang sudah buta arah.